Meningkatkan Akhlak

Created on Monday, 14 April 2014

 


 

a.   Perilaku à diawali dari keinginan.

b.   Keinginan bersumber dari nafsu

c.   Nafsu baik à keinginan baik à perilakunya baik.

d.   Nafsu tidak baik à keinginannya tidak baik à perilakunya tidak baik

 

 

Keterangan :

 

Q.S Adz-Dzariyat Ayat 56

Artinya: Tidaklah Aku ciptakan jin dan manusia, melainkan Aku perintahkan hanya untuk beribadah kepadaKu

 

Jadi : Tugas + kewajiban manusia (di dunia) à BERIBADAH

 

Dengan beribadah à hidup dijamin bahagia di dunia dan akhirat

 

Hidup manusia :

 

lahir à (tumbuh) dewasa/tua à meninggal

 

    

Pertumbuhannya :

·         Bisa menjadi  baik         à           masuk surga

·         Bisa menjadi tidak baik à          masuk  neraka

 

Pertumbuhan, menjadi baik atau tidak baik akan tampak dari perilakunya

 

Perilaku àdiawali dari keinginan

 

Keinginan jelek à menimbulkan perilakunya jelek

Keinginan baik  àmenimbulkan perilakunya baik

 

Keinginan itu bersumber dari nafsu

Maka, hati-hatilah dengan nafsu ;

Karena nafsu akan membawa kepada kehancuran, kecuali nafsu yang dirahmati Allah

 

Untuk mencapai nafsu yang dirahmati Allah sehingga selalu menimbulkan keinginan dan perilaku yang baik, maka nafsu itu harus ditingkatkan derajatnya.

 

  

Tingkatan Nafsu:

 

Nafsu Amarah

 

ini adalah tingkatan yang paling rendah. Nafsul amarah cenderung mendorong manusia untuk melakukan perbuatan keji dan rendah.

 

Nafsul Lawwamah

 

tingkat yang lebih tinggi adalah nafsul lawwamah. Nafsu ini sering mengkritik dan menyesali tindakan yang tidak patut yang dilakukan atas dorongan nafsul lawwamah

 

Nafsul Mulhammah

 

Orang yang telah mencapai tingkatan ini telah mampu mengendalikan dirinya dari keinginan nafsu yang rendah. Ia bisa membedakan yang hak dan batil. Ia selalu menjaga dirinya dari melakukan perbuatan tercela dan selalu berusaha untuk meningkatkan iman dan taqwanya. Berusaha mengerjakan amal soleh sebanyak banyaknya.

 

Naffsul Muthmainnah

 

Orang yang telah mencapai tingkat ini jiwanya jadi tenang, penuh rasa tawakkal, ridha dengan semua ketetapan Allah , tidak disentuh rasa duka , sedih dan cemas

 

Nafsul Radhiah

 

orang yang mencapai tingkat ini selalu merasa puas dengan apa yang diterimanya dari Allah . Bagi mereka sama saja kejadian baik maupun buruk yang menimpanya. Hatinya tidak terpengaruh oleh kehidupan dunia. Mereka selalu kembali pada Allah dan ridha dengan semua keputusan-Nya.

 

Nafsul Mardhiyah

 

Semua langkah dan perbuatannya dilakukan atas bimbingan dan petunjuk Allah, seperti apa yang telah dilakukan Nabi Khidir dan tidak dipahami oleh Nabi Musa .

Dia tidak bertindak dengan kemauan sendiri, melainkan dengan bimbingan dan kehendak Allah

 

Nafsul Kamilah

 

ini adalah tingkatan para Nabi dan Rasul, manusia suci dan sempurna, yang selalu berada dalam pengawasan dan bimbinganNya. Terpelihara dari perbuatan yang tercela.

 

              

 

Cara meningkatkan derajat nafsu :

Aktivitas hidup manusia itu setiap hari selama 24 jam adalah :

Bangun tidur à kegiatan àtidur lagi.

 

Untuk meningkatkan derajat nafsu, maka :

  • Berniatlah untuk mengabdi kepada Allah: Apapun yang akan kita lakukan niatkanlah semata-mata menjalankan perintah Allah.
  • Selalu awali dengan bersyukur (apapun kegiatan kita selalu awali dengan bersyukur, karena kita telah diberi kesempatan oleh Allah untuk beribadah. misalnya : bangun tidur langsung bersyukur sebelum melakukan aktivitas apapun)

 

 

 

Jadwal Pengajian seluruh cabang Ridho Allah untuk sementara di liburkan selama bulan Ramadhan. Aktifitas di saung setiap hari selama bulan Ramadhan: Ifthar, Sholat Magrib, Shalat Isya, Tarawih Berjamaah & Tadarus Qur'an
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1437H, Semoga Allah SWT menerima amal ibadah kita di bulan Ramadhan dan mempertemukan kita dengan Ramadhan tahun depan
iklan1
iklan 2
iklan3
Wednesday the 13th. Keluarga Besar Ridho Allah 2013