IBLIS DAN BELI BUBUR AYAM

Created on Friday, 06 September 2013

 


 

Pembicaraan ini merupakan kelanjutan dari pembicaraan “SUDAH BENARKAH PERBUATAN YANG KITA LAKUKAN ?”
Pertanyaan yang belum sempat terjawab adalah :
Allah SWT itu Maha BAIK.
Allah SWT menghendaki manusia MAMPU BERBUAT BAIK, dan di akherat akan diberi balasan Sorga.
Kenapa ya pak, Allah SWT MENGIJINKAN Iblis MENGGODA manusia.
Pada hal Allah mengetahui Iblis itu LUAR BIASA Canggihnya dalam hal menjerumuskan manusia.

Untuk itu marilah kita analisa bersama, Rahasia apa dibalik ini semua.

Oke Setiawan
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 

Dimana sekarang, di kantor apa di rumah?

Antono
Wa’alaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh. 

Ada di kantor.

Oke Setiawan
Masih ingat pak pertanyaan saya kemarin yang belum bapak jawab?

Antono
Ya saya masih ingat, tapi janji saya hal ini akan kita analisa bersama –kan?
O-ya mas , sudah makan pagi belum?, kalau belum , silahkan makan dulu agar diskusinya berjalan dengan enak. 

Oke Setiawan
Sudah pak.
Makan Bubur Ayam khas Bandung, enak lho pak, nanti kalau bapak ke Bandung akan saya ajak makan bersama.

Antono
Wah ternyata Bu Oke pandai memasak- ya ?.

Oke Setiawan
Bukan masak sendiri kok pak, saya suruhan Bibi beli ke warung.

Antono
Ow- ternyata mas Oke suruhan beli tho ?.
Berapa harganya satu porsi?

Oke Setiawan
Tujuh ribu rupiah pak .

Antono
Saya mau Tanya mas.
Mas Oke menyuruh Bibi beli Bubur Ayam seharga Rp. 7.000,- itu apakah mas Oke juga memberi uang ke Bibi untuk membayar buburnya?

Oke Setiawan
Ya jelas memberi uangnya donk pak, dan uang yang saya berikan jumlahnya tentu lebih dari Rp. 7.000,- karena siapa tahu harganya naik.

Antono
Bagus-bagus bagus.
Seandainya Bibi tidak mengetahui tempat dimana belinya, kemudian bertanya kepada mas Oke, apakah mas oke mau memberi tahu dimana tempat membelinya?

Oke Setiawan
Ya jelas donk pak, kasihan jangan sampai Bibi kebingungan mencari tempatnya. 

Antono
Satu pertanyaan lagi.
Seandainya tempat belinya jauh, kemudian Bibi pinjam motor ke mas oke, apakah mas oke meminjami motornya untuk beli bubur ayam?

Oke Setiawan
Saya pinjami pak, kasihan Bibi , toh yang nyuruh beli bubur ayam kan saya, iya kan pak?.

Antono
Ya bagus-bagus-bagus.
Kita ambil kesimpulan ya mas.

Oke Setiawan
Kesimpulan yang mana pak?

Antono
Kesimpulan dari ceritera mas oke menyuruh Bibi membeli bubur ayam tersebut.

Oke Setiawan
Silahkan pak.

Antono
Begini :
Mas Oke (sebagai manusia) kalau MEMBERI PERINTAH (beli bubur ayam) ternyata melengkapi dengan memberi SARANA-nya (berupa uang untuk beli bubur, memberi tahu tempat belinya dan meminjami motornya agar tidak lelah berjalan) dengan tujuan agar SARANA tersebut dapat digunakan untuk MEWUJUDKAN PERINTAH-nya (perintah mas oke), iya kan mas?

Oke Setiawan
Iya pak.

Antono
Bagaimana menurut mas oke.
Allah SWT yang mempunyai sifat MAHA BAIK, MAHA KUASA, MAHA KASIH - SAYANG , pokoknya MAHA SEMPURNA, pertanyaan saya :
Apakah Allah SWT dalam hal MEMBERI PERINTAH kepada manusia juga akan MEMBERI SARANA-nya agar dengan SARANA-nya tersebut Perintah-Nya dapat DIWUJUDKAN ?

Oke Setiawan
Ya jelas donk pak, manusia saja kalau memberi PERINTAH ternyata juga memberi SARANA-nya, apalagi Allah SWT yang mempunyai sifat MAHA SEMPURNA pasti memberi sarananya.

Antono
Mari kita ingat kembali sebenarnya manusia diciptakan di dunia ini untuk apa sih?
Coba buka QS 51 : 56

Oke Setiawan
Ya pak ini sudah saya buka, begini isinya:
51. Adz Dzaariyaat
56. Dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi kepada-Ku.

Antono
Coba mas Oke perhatikan, begitu tegasnya Allah dalam menjelaskan maksud menciptakan manusia yaitu : Tujuan manusia diciptakan semata-mata agar manusia MENGABDI kepada Allah SWT. ( kalimatnya : Dan aku tidak menciptakan ……. melainkan supaya …… )

Oke Setiawan
Ya pak , silahkan dilanjutkan.

Antono
Karena tujuan Allah menciptakan manusia agar mengabdi kepada-Nya, tentunya PERINTAH Allah kepada manusia adalah PERINTAH MENGABDI kepada Allah (Beribadah) , iya – kan mas?
Oke Setiawan
Betul pak.

Antono
Sesuai penjelasan diatas bahwa Allah kalau memberi PERINTAH pasti disertai MEMBERI SARANA-nya, maka dimungkinkan, Allah memberi ijin kepada Iblis untuk menggoda manusia dengan tujuan agar dapat digunakan manusia sebagai SARANA BERIBADAH, mungkin begitu tho mas?

Oke Setiawan
Mungkin juga.
Coba dilanjutkan pak.

Antono
Nah seandainya nanti terbukti memang demikian maka ijin yang diberikan Allah dikarenakan Allah Maha Baik, yaitu agar keinginan Allah kepada manusia yaitu agar manusia Mengabdi atau Beribadah dapat terwujud, iya – kan mas?

Oke Setiawan
Ya pak.

Antono
Marilah kita tinjau bagaimana Iblis mengganggu manusia dan bagaimana PENYELESAIAN-nya.
Iblis mengganggu atau merusak manusia antara lain melalui 3 hal yaitu :
1. AKAL.
2. ROKHANI.
3. NAFSU.

Oke Setiawan
Penjelasannya bagaimana pak?

Antono
Pertama :
Melalui AKAL.
Kegiatan Iblis mengganggu manusia melalui Akal yaitu mengajak manusia BERFIKIR DILUAR JANGKAUAN AKAL, seperti berfikir mengenai dzat Allah, Ruh dan diajak Berangan-angan.
Selain itu manusia diajak Berfikir yang TIDAK BAIK ( semau gue ).
PENYELESAIANNYA:
Pada prinsipnya manusia tidak mempunyai kekuatan apa-apa (la khaula wala kuata … ).
Karena manusia tidak mempunyai kekuatan apa-apa maka sudah selayaknya manusia
1. Memohon pertolongan kepada Allah (pola pikir manusia yaitu jika kita tak berdaya maka langkah selanjutnya minta pertolongan dan yang paling TEPAT minta tolong kepada Allah).
2. Mencari data apa yang harus kita lakukan agar Allah berkenan memberi pertolongan kepada kita. (silahkan buka QS 2 : 153).
3. Mengikuti tuntunan Allah agar kita mendapat pertolongan-Nya.
HASIL AKHIR :
Karena kita mengikuti tuntunan Allah (lihat point 3 tersebut diatas) maka dengan kata lain kita BERIBADAH kepada Allah.
Nah terbukti-lah dengan adanya Iblis menggoda manusia, maka oleh manusia godaan Iblis dijadikan SARANA untuk menjalankan IBADAH kepada Allah.

Oke Setiawan
Kalau yang Kedua bagaimana pak?

Antono
Kedua :
Melalui ROKHANI.
Gangguan Iblis melalui Rokhani adalah manusia dibuat MALAS, dimunculkan Rasa KHAWATIR, CEMAS, TAKUT dsb.
PENYELESAIAN :
Akibat sifat MALAS hidup manusia menjadi MENDERITA.
Karena menderita itu tidak enak maka manusia ingin menghilangkan sifat malasnya.
Dengan mengingat firman Allah dalam QS 10 : 61 maka muncul dari diri manusia KEMAUAN MENAATI PERINTAHNYA.
Dengan munculnya KEMAUAN MENAATI PERINTAH Allah berarti manusia melakukan IBADAH.
Nah terbukti-lah dengan adanya Iblis menggoda manusia, maka oleh manusia godaan Iblis dijadikan SARANA untuk menjalankan IBADAH kepada Allah.
Isi QS 10 : 61 tersebut adalah :
10. Yunus
61. Kamu tidak berada dalam suatu keadaan dan tidak membaca suatu ayat dari Al Quran dan kamu tidak mengerjakan suatu pekerjaan, melainkan Kami menjadi saksi atasmu di waktu kamu melakukannya. Tidak luput dari pengetahuan Tuhanmu biarpun sebesar zarrah (atom) di bumi ataupun di langit. Tidak ada yang lebih kecil dan tidak (pula) yang lebih besar dari itu, melainkan (semua tercatat) dalam kitab yang nyata (Lauh Mahfuzh).
Maksud ayat tersebut adalah perbuatan sekecil zarrah-pun dicatat dan disaksikan Allah SWT dan diayat lain, nanti kita dimintai pertangung jawabannya.
Oleh karena itu wajar kalau dalam diri kita muncul KEMAUAN MENAATI PERINTAH ALLAH.

Rasa khawatir, Cemas dan takut menyebabkan PENDERITAAN pada manusia.
Mengingat manusia tidak mempunyai kekuatan apa-apa (la khaula wala kuata … ), dan untuk menghilangkan Penderitaan, maka manusia harus menghilangkan Rasa khawatir, Cemas dan takut.
Caranya seperti diatas yaitu seperti penyelesaian iblis mengganggu manusia melalui AKAL. 
Inipun hasil akhirnya adalah BERIBADAH.

Oke Setiawan
Bagaimana pak dengan NAFSU ?

Antono
Ketiga :
Melalui NAFSU.
Gangguan Iblis melalui Nafsu adalah manusia berkeinginan melakukan perbuatan TIDAK BAIK, seperti CURIGA kepada orang lain, MARAH, IRI, DENGKI dsb.
CURIGA kepada orang lain menyebabkan muncul dipikiran kita hal-hal yang tidak baik, akibatnya kita mengalami PENDERITAAN.
PENYELESAIAN :
Karena curiga itu menyebabkan kita berfikir hal-hal yang tidak baik, maka untuk mengatasinya kita harus berfikir hal-hal yang baik.
Agar dapat berfikir hal-hal yang baik penyelesaiannya adalah kita harus BERPRASANGKA BAIK kepada orang lain.
Untuk dapat BERPRASANGKA BAIK maka kita BERIBADAH.
Untuk lebih jelasnya silahkan klik : 
http://www.ridhoallah.com/index.php?option=com_content&task=view&id=165&Itemid=98
Begitu juga MARAH, itu menyebabkan PENDERITAAN.
Marah menyebabkan stress.
Stress itu tersiksa. Untuk menghilangkan Stress kita harus dapat SABAR.
Untuk SABAR-pun akhirnya kita BERIBADAH.
Jelas sudah ternyata adanya Iblis menggoda manusia, maka oleh manusia godaan Iblis dijadikan SARANA untuk menjalankan IBADAH kepada Allah.

Oke Setiawan
Ya pak sekarang saya mengerti, ternyata ALLAH BETUL-BETUL MAHA BAIK.

Antono
Ya jelas donk Allah memang MAHA BAIK.
Untuk memantapkan lagi coba buka QS 4 : 40.

Oke Setiawan
Ya pak , begini isinya :
4. An Nisaa'
40. Sesungguhnya Allah tidak menganiaya seseorang walaupun sebesar zarrah, dan jika ada kebajikan sebesar zarrah, niscaya Allah akan melipat gandakannya dan memberikan dari sisi-Nya pahala yang besar

Antono
Jelas-kan mas isinya bahwa Allah TIDAK AKAN MENYIKSA seseorang WALAUPUN SEBESAR ZARRAH.
Tentunya termasuk Allah MENGIJINKAN Iblis menggoda manusia PASTI tujuannya TIDAK untuk MENYIKSA manusia, iya kan mas?

Oke Setiawan
Ya pak.

Antono
Bukti lain adalah silahkan buka QS 15 : 39, 40.

Oke Setiawan
Ya pak , begini isinya :
15. Al Hijr
39. Iblis berkata: "Ya Tuhanku, oleh sebab Engkau telah memutuskan bahwa aku sesat, pasti aku akan menjadikan mereka memandang baik (perbuatan ma'siat) di muka bumi, dan pasti aku akan menyesatkan mereka semuanya,
40. kecuali hamba-hamba Engkau yang mukhlis[799] di antara mereka."

Antono
Dari ayat tersebut dapat diambil kesimpulan :
1. Begitu Baiknya Allah membuat suatu “kondisi sehingga Iblis membuka RAHASIA-nya sendiri”, yaitu ( kalimatnya : Iblis berkata: …… ).
2. Allah memberi panduan yaitu untuk menghindari gangguan Iblis kita harus menjadi hamba-hamba yang MUKHLIS atau mampu berbuat IKHLAS.

Oke Setiawan
Terima kasih pak, sekarang saya sudah mengerti kenapa Allah memberi ijin Iblis menggoda manusia.
Seperti biasanya, pembicaraan ini kita jadikan bahan pengajian ya pak?

Antono
Silahkan yang penting sebar luaskan agar menjadi POHON AMAL yang SANGAT BERMANFAAT nanti kalau kita SUDAH MENINGGAL DUNIA, iya – kan mas?

Oke Setiawan
Ya pak.
Bagaimana pak kalau judul saya usulkan begini biar mengundang perhatian.

Antono
Coba sampaikan.

Oke Setiawan
Judulnya adalah:
IBLIS - MAKAN BUBUR AYAM.

Antono
Wah – wah – wah jangan begitu mas nanti kalau salah membacanya bisa kacau, dikira Iblis sedang makan bubur ayam, he he he.
Saya koreksi sedikit ya mas? 

Oke Setiawan
Silahkan pak.

Antono
Judulnya adalah :
IBLIS DAN BELI BUBUR AYAM.
Nah kalau begini –kan ada unsur seninya dan ada keterkaitan antara IBLIS dan BELI bubur ayam.

Oke Setiawan
Wah betul juga pak.
Supaya saya mudah memahaminya coba saya simpulkan sendiri ya-pak?

Antono
Silahkan.

Oke Setiawan
Kesimpulannya :
1. Manusia saja kalau memberi PERINTAH pasti diikuti memberi SARANA-nya agar dengan SARANA tersebut dapat TERWUJUD apa yang menjadi PERINTAH-nya, apalagi Allah yang mempunyai sifat MAHA BAIK, MAHA KASIH SAYANG dsb, PASTI dalam memberi PERINTAH diikuti juga dengan memberi SARANA-nya agar perintah-Nya dapat TERWUJUD.
2. Tujuan Allah menciptakan manusia HANYALAH agar manusia MENGABDI atau BERIBADAH kepada-Nya, maka Allah pasti MEMBERI PERINTAH kepada manusia agar manusia MENGABDI atau BERIBADAH kepada -Nya.
3. Karena Perintah Allah adalah agar kita BERIBADAH, maka SARANA yang diberikan PASTI bertujuan agar kita dapat mewujudkan perintah-Nya yaitu BERIBADAH.
4. Allah memberi IJIN Iblis menggoda manusia adalah berdasarkan sifat MAHA BAIK-nya hal ini dapat dilihat pada QS 4 : 40, yaitu pada prinsipnya Allah tidak akan menganiaya kepada manusia walaupun sebesar zarrah.
5. Selain itu Allah juga memberi jalan keluarnya, bagaimana manusia dapat terhindar dari gangguan Iblis yaitu firman Allah yang ada dalam QS 15 : 39 dan 40

Antono
Sekiranya sudah cukup jelas, saya pamit dulu ya, salam untuk keluarga.
Wassalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 

Oke Setiawan
Wa’alaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh.

Jadwal Pengajian seluruh cabang Ridho Allah untuk sementara di liburkan selama bulan Ramadhan. Aktifitas di saung setiap hari selama bulan Ramadhan: Ifthar, Sholat Magrib, Shalat Isya, Tarawih Berjamaah & Tadarus Qur'an
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1437H, Semoga Allah SWT menerima amal ibadah kita di bulan Ramadhan dan mempertemukan kita dengan Ramadhan tahun depan
iklan1
iklan 2
iklan3
Wednesday the 13th. Keluarga Besar Ridho Allah 2013