SUDAH BENARKAH PERBUATAN YANG KITA LAKUKAN ?

Created on Friday, 06 September 2013

 

 


Oke Setiawan

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 

Pak Antono, apa kabar?

Antono
Wa’alaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh. 

Kabar baik mas, bagaimana kabar mas oke sekeluarga?

Oke Setiawan
Alhamdulillah sehat-2 semua pak.

Antono
Syukurlah kalau demikian.

Oke Setiawan
O ya pak, dengan uraian bpk. Mengenai “HATI-HATI MENENTUKAN PASANGAN HIDUP”, Alhamdulillah teman-2 saya mulai ada perubahan dalam bersikap, rata-2 mereka mulai lebih menghargai.

Antono
Ya mestinya begitu-lah, bukankah kita diwajibkan mewujudkan hubungan sesama manusia itu saling menghargai ?

Oke Setiawan
Iya-ya pak.
Maaf pak, boleh nggak pada kesempatan ini saya menyampaikan unek-unek, yang selama ini mengganggu pikiran saya.

Antono
Unek-unek apa sih mas kok kelihatannya begitu mengganggu pikiran mas oke.

Oke Setiawan
Ya - pak, jika dibilang tidak mengganggu kenyataannya masih melekat dipikiran saya, sehingga akhirnya mengganggu juga.

Antono
Ya sudah sampaikan saja, biar segera plong.

Oke Setiawan
Begini pak:
Ini salah satu kasus saja, yaitu contohnya kasus KORUPTOR.
Jika dilihat PELAKU-nya, maka pada umumnya Koruptor itu orang yang TERHORMAT, punya Kedudukan atau jabatan, bukan orang yang bodoh alias orang yang pandai, bahkan pandai membuat strategi untuk menyelamatkan diri jika nantinya perbuatannya diusut aparat yang berwajib, tidak jarang yang pengetahuan agamanya juga lumayan dan yang lebih konyol lagi yaitu pada waktu melakukan korupsi sang Koruptor melakukannya dalam keadaan SADAR artinya BUKAN PIKUN atau TIDAK SADAR.

Antono
Menurut saya itupun belum cukup mas.

Oke Setiawan
Apa pak kurangnya.

Antono
Koruptor itu kalau ditanya ingin masuk Sorga atau Neraka, jawabannya pasti ingin masuk Sorga.
Mereka-pun mengerti bahwa untuk masuk Sorga HARUS BERBUAT BAIK, bukan berbuat Kejahatan, iya- kan mas? 

Oke Setiawan
Iya-ya pak, itulah yang saya risaukan, artinya kondisi tersebut dapat terjadi kepada siapa saja, termasuk dapat terjadi ke diri saya sendiri , mengingat Koruptor itu juga manusia biasa, iya kan pak?,?

Antono
Mas Oke benar, oleh karena itu marilah kita coba analisa bersama siapa tahu dapat menambah wawasan kita bersama, iya-kan mas ?

Oke Setiawan
Ya pak , coba silahkan dimulai.

Antono
Begini mas :
1. Koruptor itu manusia biasa, sehingga kalau ditanya ingin masuk Sorga atau Neraka saya yakin jawabannya pasti ingin masuk Sorga, artinya keinginan ASLI-nya adalah ingin masuk sorga.
2. Mereka mengetahui bahwa untuk masuk sorga HARUS berbuat BAIK, bukan berbuat KEJAHATAN.
3. Kenyataannya yang dilakukan Koruptor itu perbuatan yang TIDAK BAIK atau Kejahatan.
4. Pada saat melakukan Korupsi, dia dalam keadaan SADAR, bahkan mampu merencanakan suatu siasat untuk menyelamatkan diri jika nantinya diusut, begitu tho mas?

Oke Setiawan
Betul pak.

Antono
Pertanyaan saya :
Perbuatan yang dilakukan Koruptor yaitu mengambil uang yang bukan hak-nya atau melakukan kejahatan, itu merupakan KEINGINAN ASLI dari Koruptor atau BUKAN keinginan ASLI.

Oke Setiawan
Ya- asli keinginan sang Koruptor pak.

Antono
Apa alasan mas oke bahwa keinginan itu merupakan keinginan asli sang Koruptor.

Oke Setiawan
Alasan saya adalah Koruptor melakukannya dalam keadaan sadar bahkan sempat merencanakan untuk menyelamatkan diri kalau diadakan pemeriksaan.

Antono
Coba perhatikan dengan cermat, apa KEINGINAN ASLI sang Koruptor atau manusia pada umumnya ?

Oke Setiawan
O-ya-ya pak, kita atau mereka menginginkan Sorga dan mereka mengetahui bahwa untuk masuk Sorga HARUS berbuat Kebaikan bukan Kejahatan.

Antono
Nah berarti perbuatan Korupsi itu keinginan ASLI sang Koruptor atau bukan ?

Oke Setiawan
Ya BUKAN-pak.
Lantas kenapa ini terjadi ?

Antono
Kita sepakat ya bahwa KEINGINAN ASLI sang Koruptor yaitu ingin masuk Sorga .
Dengan demikian perbuatan Korupsi BUKAN keinginan Asli sang Koruptor, hal ini dapat terjadi karena adanya pengaruh Syetan atau Iblis.

Oke Setiawan
Betul pak.
Lantas dalam kasus ini kesimpulan apa yang dapat diambil.

Antono
Ada dua kesimpulan yang dapat diambil dan menurut saya penting yaitu :
1. Syetan atau Iblis itu kalau MENGGODA sangat CANGGIH, hal ini terbukti, walaupun kita mengetahui bahwa untuk masuk Sorga itu diperlukan perbuatan yang BAIK, tetapi yang kita lakukan adalah perbuatan yang TIDAK baik.
2. Ternyata KENYATAANNYA kita dapat MELAKUKAN perbuatan yang menurut kita SEBENARNYA kita sendiri TIDAK MAU MELAKUKANNYA (buktinya SEBENARNYA kita ingin masuk Sorga atau ingin berbuat BAIK, tetapi KENYATAAN-nya yang kita lakukan perbuatan yang TIDAK baik) dan yang lebih konyol lagi perbuatan tersebut kita lakukan dalam keadaan SADAR.

Oke Setiawan
Wah iya-ya pak.
Bahkan mereka kalau ditanya MERASA BENAR, lho pak.
Misalnya alasannya untuk mempersiapkan kehidupan dihari tua, untuk biaya anak dan sebagainya, kenapa demikian ya pak ?

Antono
Oww kalau begitu saya tidak heran.
Coba ambil Al-Quran dan buka QS 7 : 30 

Oke Setiawan
Ya pak, ini sudah saya buka , begini isinya :
7. Al A'raaf
30. Sebahagian diberi-Nya petunjuk dan sebahagian lagi telah pasti kesesatan bagi mereka. Sesungguhnya mereka menjadikan syaitan-syaitan pelindung (mereka) selain Allah, dan mereka mengira bahwa mereka mendapat petunjuk.

Antono
Isi ayat tersebut sebagai berikut:
Orang yang biasa melakukan perbuatan yang TIDAK BAIK , ternyata tanpa mereka sadari mereka menempatkan syaitan sebagai pelindungnya dan akibatnya mereka MERASA melakukan perbuatan yang BENAR atau mereka MERASA mendapat PETUNJUK.

Oke Setiawan
Wah-wah pantas pak sekarang ini banyak manusia yang melakukan perbuatan yang tidak baik, jangan-jangan mereka merasa benar ya pak ?

Antono
Benar juga pengamatan mas oke, kenyataannya saat ini memang banyak orang berbuat yang tidak baik.

Oke Setiawan
Kalau begitu pak, dalam pembicaraan ini , menurut saya yang betul-betul harus kita WASPADAI adalah :
Ternyata kita DAPAT MELAKUKAN perbuatan yang SEBENARNYA kita sendiri TIDAK MAU melakukannya dan saat melakukan kita dalam keadaan sadar serta MERASA BENAR, begitu tho pak.

Antono
Betul sekali.

Oke Setiawan
Nah oleh karena itu materi ini menurut saya penting kita jadikan bahan untuk pengajian pak ?
Dan maaf pak, kalau bpk berkenan agar lebih mudah dibaca, bagaimana petunjuk waktunya DIHILANGKAN saja , sehingga seperti pembicaraan biasa , bukan seperti chating.
Sekali lagi maaf lho pak karena mungkin akan menambah pekerjaan bapak.

Antono
Ya nggak apa-apa, usul mas oke saya terima karena hal ini memudahkan dalam hal membacanya.

Oke Setiawan
Mengenai judulnya saya usulkan begini saja pak :
SUDAH BENARKAH PERBUATAN YANG KITA LAKUKAN ?.

Antono
Ya mas saya setuju kelihatannya judulnya cukup familiair.
Ya sudah saya pamit dulu, maaf lho kalau ada kata-2 yang kurang berkenan dan jangan lupa sebarkan ke teman-2 lainnya sekaligus sebagai wujud nyata kita menanam POHON AMAL, lumayan tho mas kalau kita setiap hari dapat menanam pohon amal, mudah-2an hal ini dapat kita jadikan sebagai kebiasaan yang baik.

Oke Setiawan
Ya pak.
Maaf pak sebenarnya saya masih ada satu pertanyaan lagi yang cukup membingungkan saya.

Antono
Apa mas ?

Oke Setiawan
Mungkin pertanyaan saya ini cukup PEKA – pak, tetapi kenyataannya MEMANG TERJADI.

Antono
Wah-wah-wah.
Pertanyaan apa mas kok kelihatannya cukup MISTERIUS saja.

Oke Setiawan
Begini pak :
Allah SWT itu Maha BAIK.
Allah SWT menghendaki manusia MAMPU BERBUAT BAIK, dan di akherat akan diberi balasan Sorga.
Kenapa ya pak, Allah SWT MENGIJINKAN Iblis MENGGODA manusia.
Pada hal Allah mengetahui Iblis itu LUAR BIASA Canggihnya dalam hal menjerumuskan manusia.

Antono
Wah-wah-wah.
Kalau pertanyaan yang satu ini lebih baik kita analisa BESUK saja ya mas, karena agak panjang, nggak apa-apa tho mas ?

Oke Setiawan
Ya pak , kalau bapak menghendaki begitu saya sih setuju saja, tetapi benar lho pak tolong besuk dianalisa karena ini penting untuk saya.

Antono
Insya allah mas .
Ya sudah saya pamit dulu .
Wassalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 

Oke Setiawan
Wa’alaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh.

Jadwal Pengajian seluruh cabang Ridho Allah untuk sementara di liburkan selama bulan Ramadhan. Aktifitas di saung setiap hari selama bulan Ramadhan: Ifthar, Sholat Magrib, Shalat Isya, Tarawih Berjamaah & Tadarus Qur'an
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1437H, Semoga Allah SWT menerima amal ibadah kita di bulan Ramadhan dan mempertemukan kita dengan Ramadhan tahun depan
iklan1
iklan 2
iklan3
Wednesday the 13th. Keluarga Besar Ridho Allah 2013