Dari Zulumat Ke Cahaya Terang Benderang

Created on Saturday, 21 March 2015

 

Assalamualaikum.wr.wb

Berawal dari keingintahuan dan akhirnya menjadi terjebak dalam dunia mistis dan merasa paling tahu dalam segala hal. Sejujurnya sebelum masuk pengajian ridho Allah ini  aku pernah berpindah-pindah pengajian dan harakah (kelompok) keagamaan dari yang paling extrem sampai dengan yang nyeleneh…… namun kesemua itu tidaklah membuat semakin  dekat kepada Allah SWT, namun hanya sekedar pengetahuan dan merasa paling tahu.

Namun begitu keingintahuan ini masuk kedalam dunia mistis..mulailah  aku terjebak dalam kesesatan  yang jauh nyata , namun pada saat itu aku merasa paling benar. Karena selain aku ngejalanin segala macam ritual ..aku merasakan bukti langsung atas hasil ritual itu dan itu semakin menambah keyakinan aku….

Terus lah hari demi hari kujalani sehingga aku merasa paling hebat di lingkungan aku terutama di tempat aku bekerja, sehingganya aku mendapat julukan Mbah dukun…. Semua orang  selalu bertanya segala hal kepadaku, bahkan ketika perusahan mau tender nanya juga kira2 menang apa nggak….yah kebetulan selalu  tidak meleset tebakan aku…sehingga timbul merasa paling bisa dan paling unggul dibanding temen2 dikantorku.

Memang semenjak kecil aku sudah mendapat pelajaran kanuragan tepatnya semenjak SD  dari orang tua ku, dimulai dari Tenaga Dalam Silat baik tradisional amupun impor sampai dengan aku kuliah…dan bekerja.. dan memang Ayahku salah satu gurunya. Ada 3 macam perguruan telah aku  pelajari dan 1 peguruan berasal dari tibet.

Kemudian  aku juga mendapat pelajaran ghoib dari para paranormal yang kadang sering mampir ketempat orang tua ku untuk sekedar berdiskusi atau orang tuaku berkunjung kerumah mereka, bahkan ingat aku ketika aku sunat, teman  ayahku  memperagakan ilmunya agar pendarahan di alat kelaminku berhenti, maklum dulu aku disunat tidak dengan dokter tetapi dengan Bengkong (bahasa Betawi) Tukang sunat.

Disekolahku pun demikian didaerah cengkareng aku berkenalan dengan seorang kawan, darinyalah aku belajar tentang ilmu-ilmu nyeleneh lainnya, kemudian aku ikut latihan yoga juga serta beberapa pelatihan seni, karena aku memang suka seni terutama aku tergabung Dalam beberapa kelompok sanggar dan sempat aku menjadi sutradara termuda pada saat itu dalam sebuah festival di daerah Jakarta Barat. Didalam kegiatan inilah aku bergaul dalam banyak kalangan baik budayawan  maupun para pekerja seni berbagai bidang…dari Tari sampai Film.

Sempat pula bergumul dengan para penghayat kepercayaan ketuhanan yang maha esa, namun Allah Maha Baik, aku akhirnya bertemu seorang Buya yang wara (Alm. KH Mukhtar Hussein) dan konsisten dalam beragama darinyalah aku belajar banyak hal  dari Quran, hadists, filsafat, tafsir, dan lain-lain bahkan pengetahuan masalah ghoib dan alam ghoib, namun tidak berlangsung lama karena aku harus bekerja mencari nafkah sebab ayahku telah pensiun namun kuliahku nggak kelar2, asyik bermain dengan pencarianku, maka akupun berpisah dengan beliau hanya satu kuingat pesannnya “ Jadilah Daya Hidup jangan jadi Daya Mati, Selama kamu bermanfaat kepada orang lain berarti engkau masih hidup kalau tidak berarti engkau sudah mati sebelum hidup”

Dalam seiring perjalan waktu singkatnya aku bekerja di bidang Konstruksi sejak tahun 1994 bermula dari proyek di Bintaro Jaya sampai akhirnya aku diterima di Perusahaan BUMN, disinilah aku semakin terperosok dalam gelimangan kehidupan dunia, walaupun menjalani spritual (tarekat, asmaul husna dll) namun tujuannya hanya untuk memperoleh dunia, yah tentunya gampang dapatnya juga gampang membuangnya. Puncaknya tahun 2004 ketika aku mengalami sakit dan harus dirawat dengan diagnosa gejala penyakit jantung…bahkan untuk jalanpun aku tidak kuat…kemudian aku berkenalan dengan pengobatan alternatif…namun disini aku mulai lagi bersentuhan dunia mistik, awalnya merasa inilah jalan benar..namun lama2 kelamaan terkuaklah satu-persatu keganjilan dari pengelola pengobatan ini…tepatnya di jakarta pusat…sehingga pernah puncaknya…aku menggabungkan beberapa ilmu yang pernah aku dapat dan aku merasa bertarung dengan beberapa mahluk ghoib dan akhirnya aku malah terkapar sakit lagi..dan terus merasa seperti itu walaupun diperiksa oleh medis tidak apa2.

Akhirnya aku berniat mau bertobat dan mencari cara agar segala yang aku alami ini berakhir dan kembali normal jika perlu ilmu-2 yang aku punya dimusnahkan…sampe aku ikut rukyah disalah satu bengkel rohani, hasil diagnosa aku dianggap kemasukan Ifrit jin jahat dan cerdas, dan harus dibersihkan namun setelah dirukyah tidak ada reaksi apa2, kalau yang lain pada teriak dan kesakitan bahkan ada yang histeris…aku malah biasa saja.

Disinilah kembali Allah Yang Maha Rahman dan Rohim menunjukkan jalanNya kepada aku, berawal dari temanku Bapak Asep Nurbantaka dan Bapak Ismedy, pada akhir tahun 2005 aku diperkenalkan dengan Ketua Pengajian Ridho Allah yakni Bapak Antono Basuki PH, luar biasa walaupun pertemuan pertama sampai 6 bulan pertama kami selalu berdiskusi sangat alot, pada akhirnya hidayah itupun datang kedalam Hatiku tepatnya ketika aku membaca hadits qudsi disanalah aku membuktikan kebenaran ajaran Ridho Allah, ditambah Saudara-saudaraku di Pengajian Ridho Allah membuktikan kebenaran ajaran ini, kemudian juga dari petunjuk mimpi yang aku alami. Jadi secara teori dan empiris telah kubuktikan benar adanya, dan juga setiap bertemu beliau atau mengikuti pengajian beliau hati ini rasanya ringan, badan ini rasanya makin baik, memang pernah aku sampai muntah 3 kali tetapi setelah itu setiap pertemuan aku merasa nyaman, ternyata pengajian yang diadakan bukan sembarangan luar biasa walaupun kelihatannya sederhana namun mengena kesemua aspek…tidak rumit aku merasakan seperti menikmati hidangan di taman para pecinta Allah. Alhamdulillah…Allahuakbar.

Maka mulai saat itu aku giat untuk mengikuti pengajian ini, kemana saja Bapak Antono pergi aku usahakan aku bisa hadir mengikutinya, aku tidak perduli walaupun aku dilempar sekalipun atau dipermalukan dan apapun yang terjadi, aku tetap ingin terus mendapat pengajaran dari beliau, sehingga benar2 aku bisa menjalani ajaran 7 ilmu penjerniih hati, memang aku sadari dosaku begitu banyak namun aku yakin AMPUNAN dan RAHMAT ALLAH  mendahului murka dan siksaNYA.

Maha Baik Allah, dalam setiap langkah kehidupan kami sekeluarga, selalu saja pembinaan dari Allah membuat kami semakin YAKIN akan kebenaran ajaran dari Bapak Antono Basuki PH melalui pengajian Ridho Allah. Hal tersebut pun teruji saat dimana kami mengalami ujian yang luar biasa, Tahun 2011 perusahaan tempatku bekerja dinyatakan pailit oleh keputusan Mahkamah Agung RI, sehingga aku harus terkena PHK daan dalam kondisi tidak mendapat gaji juga pesangon yang jelas. Dengan bimbingan dari Bapak Antono Basuki PH, agar kami istiqomah dan sungguh-sungguh menjalankan ajaran beliau dan tetap terus berusaha berjuang di Jalan Allah dengan menyebarkan ajaran Ridho Allah dalam kondisi apapun.

Singkat cerita akhirnya aku berjualan Kopi Giling di pasar, dengan modal kalung mas kawin istriku. Disinilah aku merasakan betapa berharganya yang namanya uang walaupun Cuma 500 rupiah, dan disini pula kami semakin yakin akan Maha Kaya dna Maha Besar Allah akan karuniaya kepada Kami. Bagaimana tidak dari penghasilan saya sehari rata-rata sebesar 20 ribu sampai dengan 50 ribu rupiah, pada saat yang sama harus membayar hutang cicilan motor sebesar 1,5 juta perbulan, belum kebutuhan sehari-hari yang tidak bisa tidak harus di penuhi. Pernah suatu ketika kami hanya mendapat penghasilan sebesar 5000 rupiah dan sangat membekas dalam kehidupan kami, namun dari semua itu dengan penuh keyakinan kami jalankan ajaran ridho Allah dan benar-benar rasa bergantung kepada Allah 100 %.  Akhirnya bersamaan dengan itu aku jadikan kios kopi giling ku  sebagai sarana menyebarkan kebaikan dan ajaran Riho Allah kepada seluruh pedagang dan pengunnjung yang singgah dan berinteraksi dengan diriku. Dan juga tidak lupa mengerjakan segala perintah dan ibadah sunah yang lainnnya.

Alhamdulillah perlahan dan pasti kehidupan kami mulai berubah, pada tahun 2012 aku di ajak teman bekerja di perusahaan penyewaaan alat berat, tepatnya panggilan itu sehabis sholat Dhuha di mushola pasar, sekitar akhir bulan Desember menjelang Tahun baru 2013. Dari sana Allah pun menunjukkan kebaikann yang luar biasa dan selalu melindungi diri kami dari segala bala dan bencana. Alla Swt terus membimbing kami sehingga dalam peningkatan kehidupan kami terus meningkat, dengan tetap ingat pesan Pak Antono Basuki PH agar tetap menjalankan ajaran 7 ilmu Penjernih Hati dan ikut serta berjihad dengan sungguh-sungguh membela Agama Allah. Hal ini kami lakukan juga di rumah kami dengan membuka pengajian gratis dan dibantu oleh Istri dan anak-anakku

Alhamdulillah sekarang lebih kurang 9 tahun lebih semenjak mengikuti pengajian Ridho Allah aku dan keluargaku hidup dengan rukun dan harmonis, dan sepertinya setiap hari ada saja karunia Allah yang diberikan kepada kami sekeluarga, dan semakin menambah keyakinanku…. Pernah beberapa kali aku dalam hati memohon langsung kepada Allah tentang beberapa hal melalui metode yang diajarkan dan ternyata benar Allah MAHA Mendengar dan ALLAH MAHA Mengetahui segala sesuatu dan Jawabannya Allah berikan tidak begitu lama dan banyak lagi kebaikan Allah yang tidak terhitung yang kami nikmati dan kami rasakan selama mengikuti pengajian ini. Dan saat ini selain bekerja di Perusahaan penyewaan Kapal di industri Offshore dan Pengangkutan bahan bakar, saya juga mengajar di salah satu perguruan tinggi di  Jakarta sekaligus sebagai Auditor di lembaga sertifikasi Mutu, Ohsas, dan EMS. Dan juga beberapa teman pengusaha selalu meminta bantuan konsultasi di dalam strategi bisnis perusahaannya. Hal ini tidak terlepas dari Maha BaikNya Allah kepada kami sekeluarga dan juga nasehat Bapak Antono Basuki PH, agar manjadi manusia yang bemanfaat bagi orang lain.

Demikianlah goresan ini aku buat sekedar ungkapan rasa hati didalam ini, mohon maaf atas segala kekurangan dan terima kasih atas segala perhatian.

Sekalilagi Alhamdulillah Ya Allah Terima kasih aaatass segala hal yang telah Engkau berikan kepadaa kami dan atas segala karunia dan hidayah yang Engkau ilhamkan kedalam sanubari ini, terima kasih Guruku Bapak Ir. Antono Basuki PH dan Teman2ku serta seluruh Jamaah pengajian Ridho Allah.

Kami mohon Do’anya semoga kami selalu dijalan yang lurus dan menjadi orang-orang yang di ridhoi oleh Allah. Amiiiin.

Jadwal Pengajian seluruh cabang Ridho Allah untuk sementara di liburkan selama bulan Ramadhan. Aktifitas di saung setiap hari selama bulan Ramadhan: Ifthar, Sholat Magrib, Shalat Isya, Tarawih Berjamaah & Tadarus Qur'an
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1437H, Semoga Allah SWT menerima amal ibadah kita di bulan Ramadhan dan mempertemukan kita dengan Ramadhan tahun depan
iklan1
iklan 2
iklan3
Tuesday the 12th. Keluarga Besar Ridho Allah 2013