SIAPAKAH JIN - IBLIS - SETAN bag.2

Created on Wednesday, 24 July 2013

 

II. IBLIS

 

Iblis adalah wazan dari fi’il, diambil dari asal kata al-iblaas yang bermakna at-tai`as (putus asa) artinya terputus dari rahmat Allah Subhanahu wa Ta'ala. Iblis adalah biang kerok dan musuh nomer wahid bagi manusia, musuh bagi Adam dan keturunannya. dengan kesombongan dan analoginya yang rusak serta penuh kedustaan.

Iblis menurut Al Qur'an adalah salah satu dari golongan jin (tersembunyi) yang ingkar terhadap perintah Allah untuk sujud kepada Nabi Adam as. Hal tersebut sebagaimana firman Allah (QS. Al Khafi: 50):

 

وَإِذْ قُلْنَا لِلْمَلَائِكَةِ اسْجُدُوا لِآدَمَ فَسَجَدُوا إِلَّا إِبْلِيسَ كَانَ مِنَ الْجِنِّ فَفَسَقَ عَنْ أَمْرِ رَبِّهِ أَفَتَتَّخِذُونَهُ وَذُرِّيَّتَهُ أَوْلِيَاء مِن دُونِي وَهُمْ لَكُمْ عَدُوٌّ بِئْسَ لِلظَّالِمِينَ بَدَلاً

18.50. Dan (ingatlah) ketika Kami berfirman kepada para malaikat: "Sujudlah kamu kepada Adam, maka sujudlah mereka kecuali Iblis. Dia adalah dari golongan jin, maka ia mendurhakai perintah Tuhannya. Patutkah kamu mengambil dia dan turunan-turunannya sebagai pemimpin selain daripada-Ku, sedang mereka adalah musuhmu? Amat buruklah iblis itu sebagai pengganti (dari Allah) bagi orang-orang yang zalim .

 

Dalam QS Al A’Raf: 12-13.

 

قَالَ مَا مَنَعَكَ أَلاَّ تَسْجُدَ إِذْ أَمَرْتُكَ قَالَ أَنَاْ خَيْرٌ مِّنْهُ خَلَقْتَنِي مِن نَّارٍ وَخَلَقْتَهُ مِن طِينٍ

 

7.12. Allah berfirman : ”Apakah yang menghalangimu untuk bersujud (kepada Nabi Adam as) diwaktu aku menyuruhmu?” ilbis menjawab:”aku lebik baik daripada dia. Engkau ciptakan aku dari api, sedangkan dia Engkau ciptakan dari tanah.”

 

قَالَ فَاهْبِطْ مِنْهَا فَمَا يَكُونُ لَكَ أَن تَتَكَبَّرَ فِيهَا فَاخْرُجْ إِنَّكَ مِنَ الصَّاغِرِينَ 

 

7.13. Allah berfirman: "Turunlah kamu dari surga itu; karena kamu sepatutnya menyombongkan diri di dalamnya, maka keluarlah, sesungguhnya kamu termasuk orang-orang yang hina".

 

Dalam QS Al A’Raf 16- 17-18

 

قَالَ فَبِمَا أَغْوَيْتَنِي لأَقْعُدَنَّ لَهُمْ صِرَاطَكَ الْمُسْتَقِيمَ

 

Iblis menjawab: "Karena Engkau telah menghukum saya tersesat, saya benar-benar akan (menghalang-halangi) mereka dari jalan Engkau yang lurus,

 

ثُمَّ لآتِيَنَّهُم مِّن بَيْنِ أَيْدِيهِمْ وَمِنْ خَلْفِهِمْ وَعَنْ أَيْمَانِهِمْ وَعَن شَمَآئِلِهِمْ وَلاَ تَجِدُ أَكْثَرَهُمْ شَاكِرِينَ 

 

kemudian saya akan mendatangi mereka dari muka dan dari belakang mereka, dari kanan dan dari kiri mereka. Dan Engkau tidak akan mendapati kebanyakan mereka bersyukur (ta'at).

 

قَالَ اخْرُجْ مِنْهَا مَذْؤُوماً مَّدْحُوراً لَّمَن تَبِعَكَ مِنْهُمْ لأَمْلأنَّ جَهَنَّمَ مِنكُمْ أَجْمَعِينَ 

 

Allah berfirman: "Keluarlah kamu dari surga itu sebagai orang terhina lagi terusir. Sesungguhnya barangsiapa di antara mereka mengikuti kamu, benar-benar Aku akan mengisi neraka Jahannam dengan kamu semuanya".

Jadi yang memotivasi menghalangi si Iblis itu untuk sujud kepada Adam tidak lain adalah rasa kesombongan dan tinggi hati karena merasa dirinya jauh lebih baik dari Adam, inilah yang menjadi penyebab terhempas dengan hinanya dari Surga.

Adapun ciri yang paling utama dari Iblis adalah dia tidak mati sampai hari kiamat dan penangguhan usianya itu memang telah diberikan oleh Allah SWT seperti yang disebutkan dalam QS.Al-Araf : 14-15 yaitu :

 

Iblis menjawab: "Beri tangguhlah saya sampai waktu mereka dibangkitkan". Allah berfirman: "Sesungguhnya kamu termasuk mereka yang diberi tangguh."  

 

Dan dalam QS.Shaad : 79-81

 

قَالَ رَبِّ فَأَنظِرْنِي إِلَى يَوْمِ يُبْعَثُونَ 

Iblis berkata: "Ya Tuhanku, beri tangguhlah aku sampai hari mereka dibangkitkan". 

 

قَالَ فَإِنَّكَ مِنَ الْمُنظَرِينَ 

Allah berfirman: "Sesungguhnya kamu termasuk orang-orang yang diberi tangguh,

 

لَى يَوْمِ الْوَقْتِ الْمَعْلُومِ 

sampai kepada hari yang telah ditentukan waktunya".  

 

Jadi iblis adalah termasuk golongan jin yang hidup di masa penciptaan Adam as dan tidak mati-mati sampai hari ini. Iblis adalah kakek moyang setan yang juga punya keturunan, namun keturunannya itu tidak mendapatkan jaminan untuk hidup sampai kiamat. Dan sebagai bangsa jin, ada diantara keturunannya itu yang mati. Meski barangkali usianya berbeda dengan rata-rata manusia. Tetapi tetap akan mati juga kecuali kakek moyang mereka yaitu Iblis. Sangat jelaslah iblis itu bukan makluk baru ciptaan Allah SWT atau tafsiran beberapa ulama terdahulu iblis itu merupakan malaikat yang membangkang Allah Azza Wa Jalla. Ayat Al Qur'an diatas secara implisit dan tegas menyebutkan iblis berasal dari golongan jin yang tercipta dari api, sedangkan makluk Allah yang tercipta dari api hanya bangsa jin bukan manusia yang tercipta dari tanah atau bangsa malaikat yang tercipta dari cahaya (nur) sesuai dengan sabda Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam :

“Para malaikat diciptakan dari cahaya, jin diciptakan dari nyala api, dan Adam diciptakan dari apa yang disifatkan kepada kalian.” (HR. Muslim no. 2996 dari ’Aisyah radhiallahu 'anha)

 

 

Sebagaimana disebutkan diatas akibat dari menyombongkan dirinya karena merasa paling baik yang dipandang dari sudut bahan ciptaan-Nya dibandingkan dengan ciptaan-Nya yaitu Nabi Adam (manusia), maka dia terusirlah dari surga secara hina dan termasuk orang yang terputus dari rahmat-Nya. Setelah terusir dari Surga secara hina dan terlaknat, maka Iblis bersama turunan (setan-setan) dan balatentaranya bertekad untuk menyesatkan umat manusia agar perpaling dari jalan yang lurus yang diridhoi Allah SWT dengan berbagai macam tipu dayanya kecuali orang-orang muklish sebagaimana firman Allah SWT dalam QS.Shaad : 82-83

 

قَالَ فَبِعِزَّتِكَ لَأُغْوِيَنَّهُمْ أَجْمَعِينَ 

82. Iblis menjawab: "Demi kekuasaan Engkau aku akan menyesatkan mereka semuanya,

 

 إِلَّا عِبَادَكَ مِنْهُمُ الْمُخْلَصِينَ

83    kecuali hamba-hamba-Mu yang mukhlis di antara mereka.  

 

Yang dimaksud dengan "mukhlis" ialah orang-orang yang ikhlas melakukan sesuatu semata-mata hanya untuk Allah SWT, dan telah diberi taufiq untuk mentaati segala petunjuk serta perintah-Nya. Agar kita menjadi hamba Allah yang Mukhlis marilah kita sama-sama pelajari dan jalankan secara sungguh-sungguh methode-methode yang diajarkan di Pengajian Ridho Allah ini dengan 7 (tujuh) ilmu Penjernih Hati agar terhindar dari segala cara atau strategi Iblis menggoda Manusia. Nah…biang keroknya (iblis) saja sudah tidak bisa / berani menggoda orang-orang mukhlis apalagi anak cucu (setan-setan) keturunannya.

Jadwal Pengajian seluruh cabang Ridho Allah untuk sementara di liburkan selama bulan Ramadhan. Aktifitas di saung setiap hari selama bulan Ramadhan: Ifthar, Sholat Magrib, Shalat Isya, Tarawih Berjamaah & Tadarus Qur'an
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1437H, Semoga Allah SWT menerima amal ibadah kita di bulan Ramadhan dan mempertemukan kita dengan Ramadhan tahun depan
iklan1
iklan 2
iklan3
Wednesday the 13th. Keluarga Besar Ridho Allah 2013